Postingan

Menampilkan postingan dari November 15, 2017

POST TERBARU

HAKIKAT MANUSIA DALAM DAKWAH

(Filsafat Dakwah) Oleh : Abidah Khoirun Nizami Dalam kajian Filsafat Dakwah, pemahaman tentang hakikat manusia menjadi fondasi yang sangat penting. Dakwah bukan sekadar proses penyampaian pesan keagamaan, melainkan interaksi yang melibatkan subjek (da’i) dan objek (mad’u) yang sama-sama manusia. Oleh karena itu, memahami siapa manusia, bagaimana potensi dan keterbatasannya, serta bagaimana dinamika batinnya, menjadi kunci keberhasilan dakwah itu sendiri. Secara filosofis, manusia adalah makhluk multidimensional. Ia tidak hanya terdiri dari aspek fisik, tetapi juga memiliki dimensi akal, hati, dan ruh. Dalam perspektif Islam, manusia dipandang sebagai makhluk yang memiliki potensi kebaikan (fitrah), namun juga memiliki kecenderungan untuk melakukan kesalahan. Dualitas ini menunjukkan bahwa manusia bukan makhluk yang sepenuhnya baik atau sepenuhnya buruk, melainkan makhluk yang terus berada dalam proses menjadi. Inilah yang menjadikan dakwah relevan: sebagai upaya mengarahkan potensi man...
"Hidup mengalir seperti sungai & berirama ibarat  lagu . Naik turunnya hidup sama seperti not-not pada setiap lagu. Not-not hidup itu akan  menjadikan kehidupan selalu hidup dan bermakna ."
Aku hanya ingin kau tau Aku hanya ingin kau bahagia walaupun bahagiamu bersamanya... Aku ingin mendengar tawa itu walau alasan dari tawamu bukan lagi aku. Mungkin .. aku tak akan pernah menyatakan perasaan ini padamu. Karena dengan mengatakannya .. hal itu akan menjadikanmu tak pernah menjadi kamu. Bersamamu aku mengerti , memiliki bukan arti dari sebuah cinta yang aku pahami .. karena dengan tetap menjadi sahabatmu... Aku akan selamanya memilikimu tanpa mengenal sakit hati... Karena dengan menjadi kawan baikmu... Aku bisa mencintaimu lebih dari seorang kekasih.. Dan karna hanya berada disampingmu... Diriku .. tak pernah menjadi aku. Penghujung Sore bersama hujan~ Bandung, 15 November 2017