Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

HUJAN DAN SENJA (3)

  Senja : Hujan, jangan pergi yaa   Hujan : Aku pergi sebentar senja  Senja : Aku masih rindu (sambil meluk)  Hujan : Aku harus berangkat senja, sudah banyak yang menanti Senja : Awas ada yang ketinggalan  Hujan : Apa?  Senja : . -meringis sembari mencium hujan- 

HUJAN DAN SENJA (2)

  Hujan : Kenapa terus melihatku dari tadi? Senja : Aku nggak sedang melihatmu. Hujan : Bohong. Senja : Aku sedang menatapmu, bukan sekadar melihatmu, aku sedang menggugurkan rinduku. Hujan : Curang Senja : Kenapa? Hujan : Bisakah aku juga diberi kesempatan menatapmu? Bisakah rinduku juga digugurkan? Senja : Jadi, kamu rindu aku? Hujan : Menurutmu? Senja : Akhirnya kamu mau bilang rindu, tidak gengsi. Hujan : Senja, jangan meledek terus. Senja : *tertawa sembari memeluk hujan*

HUJAN DAN SENJA

  Hujan : Senja keahlian kita apa ya? Senja : Mencuri Hujan : Hah ? Senja : Iya, kamu mencuri tempat dihatiku, dan aku mencuri celah udara untuk bisa terus menatap senyummu Hujan : Selalu begitu, tidak bisakah lebih serius? Senja : Bukankah terhadapmu aku selalu serius ?