Langsung ke konten utama

PENGAWASAN PELATIHAN DAKWAH



A.    Proses Pengawasan Pelatihan Dakwah
Proses pengawasan dalam pelatihan terdiri dari tiga tahap, yaitu menetapkan standar, pengukuran dan menentukan kesenjangan .
1.      Menetapkan standar pelaksanaan
2.      Pelaksanaan pengukuran

B.     Tindakan Korektif dalam Pengawasan
Tindakan korektif erat kaitannya dengan pengambilan keputusan untuk memperbaiki atau menjawab  masalah yang ditemukan. Namun, pengambilan keputusan ternyata tidak selalu sederhana, butuh pertimbangan yang matang. sebab untuk pengambilan keputusan banyak hal yang dapat mempengaruhi. Seperti latar belakang pendidikan, pengalaman, harapan dan pandangan seseorang terhadap masalah yang dihadapinya.

C.    Pengawasan Efektif
Pengawasan hendaknya mengacu pada tindakan perbaikan, yang senantiasa membangkitkan motivasi. Tidak hanya mengungkap penyimpangan dari standar, tetapi juga penyediaan aalternatif perbaikan dan menentukan langkah-langkah strategis perbaikan.



https://www.instagram.com/abiidahkn

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Ketaatan dan Luka

Di banyak ruang pendidikan, ketaatan sering diajarkan sebagai nilai utama. Menghormati guru, mendengar tanpa membantah, dan percaya tanpa ragu. Nilai-nilai itu, pada dasarnya, tidak salah. Namun, dalam kondisi tertentu, ketaatan bisa berubah menjadi sesuatu yang lain sesuatu yang tidak lagi melindungi, tetapi justru melukai. Kasus yang belakangan muncul di sebuah Pondok Pesantren di Pati, menghadirkan pertanyaan yang tidak sederhana. Bagaimana mungkin ruang yang dibangun atas dasar kepercayaan, justru menjadi tempat terjadinya pelanggaran? Di sinilah kita mulai melihat bahwa ketaatan, ketika tidak diiringi dengan kesadaran dan batas, dapat berubah menjadi ketundukan yang berisiko. Bagi sebagian korban, posisi mereka tidak memungkinkan untuk menolak. Bukan karena tidak tahu, tetapi karena tidak memiliki ruang untuk berkata tidak. Dalam kajian sosial, kondisi ini dikenal sebagai power imbalance atau disebut ketimpangan antara pihak yang memiliki otoritas dan pihak yang bergantung padanya...

HUJAN DAN SENJA (2)

  Hujan : Kenapa terus melihatku dari tadi? Senja : Aku nggak sedang melihatmu. Hujan : Bohong. Senja : Aku sedang menatapmu, bukan sekadar melihatmu, aku sedang menggugurkan rinduku. Hujan : Curang Senja : Kenapa? Hujan : Bisakah aku juga diberi kesempatan menatapmu? Bisakah rinduku juga digugurkan? Senja : Jadi, kamu rindu aku? Hujan : Menurutmu? Senja : Akhirnya kamu mau bilang rindu, tidak gengsi. Hujan : Senja, jangan meledek terus. Senja : *tertawa sembari memeluk hujan*
"Hidup mengalir seperti sungai & berirama ibarat  lagu . Naik turunnya hidup sama seperti not-not pada setiap lagu. Not-not hidup itu akan  menjadikan kehidupan selalu hidup dan bermakna ."