Langsung ke konten utama

PENGORANISASIAN PELATIHAN DAKWAH



A.    Mengorganisasi Kebutuhan Pelatihan Dakwah
Kebutuhan yang harus dipersiapkan dalam pelatihan dakwah, diantaranya :
1.      Merumuskan kerangka acuan (  TOR) latihan
2.      Menggandakan bahan-bahan latihan untuh peserta. Terdiri dari : daftar hadir, surat izin, formulis dsb.
3.      Merancang survei kebutuhan pelatihan
4.      Merancang program latihan lanjut
5.      Melaksanakan dan menganalisis hasil survei latihan para calon peserta
6.      Merumuskan kebutuhan pelatihan lanjutan
7.      Menyusun panduan latihan.
8.      Menginventarisasi dan mengidentifikasi calon peserta
9.      Memanggil / mengundang calon peserta latihan
10.  Mengurus izin pelaksanaan pelatihan
11.  Mempersiapkan fasilitas akomodasi peserta latihan
12.  Mengatur penempatan peserta di asrama / lokasi latihan
13.  Melaksanakan acara latihan di ruang kelas latihan
14.  Memantau kegiatan tindak lanjut pasca pelatihan para peserta di tempat masing-masing
15.  Melaksanakan rapat koordinasi tim pemandu /panitia untuk persiapan teknis pelaksanaan latihan dan membagi tugas
16.  Menghubungi narasumber luar yang dibutuhkan
17.  Melakukan acara kunjungan kerja sebagai perbandingan latihan dalam kelas
18.  Melakukan evaluasi akhir latihan
19.  Melaksanakan acara kontrak belajar
20.  Menyusun laporan proses pelaksanaan latihan .

B.     Membentuk Kepanitiaan Pelatihan Dakwah
Kepanitiaan hendaknya dibentuk berdasarkan ketentuan organisasi. Hal itu agar ada landasan hukum dan jelas kepada siapa mereka kelak bertanggung jawab. Panitia akan memberikan laporan kegiatan, tentu kepada pihak yang jelas, sesuai dengan aturan pembentukan kepanitiaan itu.

C.    Pembagian Kerja
Sebagai konsekuensi logis dari adanya kepanitiaan dalam pengorganisasian, maka pembagian kerja atau staffing perlu dilakukan. Termasuk dalam penempatan dan pelatihan untuk mengembangkan bawahan demi kemajuan bersama.




https://www.instagram.com/abiidahkn

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DATABASE DAN SISTEM MANAJEMEN DATABASE BAGI ORGANISASI DAKWAH

ISI 1.1           P engertian Database bagi Organisasi Dakwah. 1.2           Karakteristik Database bagi Organisasi Dakwah. 1.3           Langkah-langkah Menyusun Database bagi Organisasi Dakwah. 1.4           Alat Komunikasi Penyusunan Database bagi Organisasi Dakwah. 1.1               Pengertian Database bagi Organisasi Dakwah a.                    Pengertian Data Base Basis data adalah istilah dari bahasa Inggris yaitu database, terdiri dari dua istilah yaitu: Basis, dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul. Data, representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai,...

Teknologi dalam Worldview Islam: Internet of Things (IoT) - Menghubungkan Kehidupan Spiritual dengan Teknologi Modern (Abidah NIzami)

  Internet of Things: Menghubungkan Kehidupan Spiritual dengan Teknologi Modern Teknologi dalam Worldview Islam: Internet of Things (IoT) - Menghubungkan Kehidupan Spiritual dengan Teknologi Modern Teknologi telah mengalami perkembangan yang luar biasa dalam beberapa dekade terakhir. Dalam dunia yang semakin terhubung ini, teknologi digital memainkan peran yang sangat besar dalam kehidupan manusia, merambah hampir semua sektor, dari ekonomi hingga pendidikan, dan bahkan kehidupan spiritual. Salah satu inovasi teknologi yang sangat mencolok adalah konsep Internet of Things (IoT), yang mengacu pada interaksi antara perangkat fisik dengan internet untuk saling bertukar data secara otomatis. Ketika teknologi dan spiritualitas bertemu, muncul pertanyaan penting: bagaimana teknologi modern dapat digunakan untuk memperkaya dan mendukung kehidupan spiritual dalam konteks ajaran Islam? Pertanyaan ini menjadi relevan karena umat Muslim di seluruh dunia semakin terhubung dengan teknologi dala...

PERGERAKAN DAKWAH PP. BUSTANUL WILDAN CILEUNYI BANDUNG

LAPORAN PENELITIAN PERGERAKAN DAKWAH DI PONDOK PESANTREN BUSTANUL WILDAN Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas kelompok mata kuliah Dasar-Dasar Manajemen Dakwah dengan Dosen Pengampu Bapak Asep Iwan Setiawan , S. Sos.I., M.Ag.       Disusun oleh: Abidah Khoirun Nizami 1154030001 Andri Sopiya n 1154030011 Dini Wahdini 1154030018 Lukmanul Hakim 1154030042 JURUSAN MANAJEMEN DAKWAH FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 2015 A.     Latar Belakang Berdirinya Pondok Pesantren Bustanul Wildan PP. Bustanul Wildan didirikan pada tahun 1949, oleh KH. Taju’ Subki. Dulunya pondok pesantren ini bernama Tanjakan Sari, karena terletak di desa Tanjakan Sari. Lalu beberapa tahun kemudian, pondok pesantren ini berganti nama menjadi “Bustanul Wildan” yang artinya “Taman Kanak-kanak”, karena pada saat itu s...